Beranda   |   Profil   |   Galeri   |   Download Buku   |   Hubungi Kami
   
     
 
Bookmark and Share

ABK Untuk Manajemen Pegawai

“Saya menghargai bagi yang sudah jujur memotret keadaan yang sebenarnya. Yang selalu saya tekankan adalah Analisis Beban Kerja (ABK) bukan untuk memberikan penalti melainkan manajemen kebutuhan pegawai,” demikian disampaikan Staff Ahli Menteri Keuangan Bidang Organisasi, Birokrasi, dan Teknologi Informasi  Rionald Silaban, dalam pembukaan Presentasi ABK di lingkungan Kementerian Keuangan yang dilaksanakan di ruang rapat Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan, Gedung Djuanda I, Jakarta, Kamis (23/06). Hal ini disampaikan terkait dengan presentasi hasil ABK dengan data tahun 2010 yang diagendakan untuk beberapa Direktorat yang memiliki kantor vertikal, yaitu Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan Sekretariat Jenderal.  
 
Dari hasil ABK, dapat diketahui efektifitas dari setiap unit, apakah pegawai yang ada sudah cukup secara jumlah dan cukup kompeten dalam memenuhi tugas dan fungsi unit.  Selain membahas hasil ABK dari setiap Direktorat, presentasi tersebut juga dimaksudkan untuk mengungkapkan apa yang selama ini menjadi kendala atau permasalahan dan mencari solusi terbaik bagi permasalahan tersebut. Sebagai contoh, salah satu permasalahan yang harus dihadapi oleh DJBC yaitu banyaknya pintu tempat masuk-keluarnya barang yang harus diawasi. Hal ini tentunya membutuhkan banyak petugas yang harus bertugas selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Salah satu solusi untuk menghadapi kendala tersebut yakni dengan peningkatan teknologi, seperti pembuatan palang pintu otomatis yang dapat mengurangi jumlah kebutuhan petugas. Dengan demikian, kebutuhan akan pegawai dapat diatasi. “Kalau teknologinya tinggi, hal itu bisa menghadapi kekurangan pegawai,” ungkap Rio.
 
  Rio juga kembali mengingatkan pentingnya refleksi diri dalam Direktorat yang sudah memiliki nilai yang baik atau sangat baik, apakah mereka sudah memberikan pelayanan prima kepada para stakeholders. Hal ini dikarenakan hasil ABK harus sesuai dengan hasil survey pengguna pelayanan.   Analisis Beban Kerja Kementerian Keuangan telah dijadikan acuan bagi beberapa Kementerian dan Lembaga. Kementerian Kelautan menjadi salah satu kementerian yang mengacu pada ABK Kementerian Keuangan.
Dibaca sebanyak : 1277

[ Kembali ]

Link Situs
Republik Indonesia
Kementerian Keuangan
Sekretariat Jenderal
Badan Kepegawaian Negara

Sekretariat FKRB :
Gedung Juanda II Lt. 20
Telp 021-3511906 ext : 6892/6893
     
© 2010 Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan   ||   www.reform.depkeu.go.id
Untuk tampilan terbaik pada website Reformasi Birokrasi gunakan browser Mozilla Firefox versi terbaru